Sabtu, 28 Desember 2013

Naskah

Part 1

Narator : Pada suatu hari, didalam musim dingin. Ratu sedang mengagumi salju yang turun, ketika ia melihat mawar mekar yang bertentangan dengan dingin ia meraih bunga itu memetik dengan jarinya, dan tiga tetes darah jatuh, dan karena warna merah terlihat sangat hidup terhadap putih, ia berpikir “ Jika saja aku mempunyai anak seputih salju, bibirnya semerah darah dan rambutnya sehitam sayang raven. Dan semua dengan kekuatan mawar itu “ .
Setelah itu anak perempuan lahir dari ratu, dan bernama “ Snow White “ . Dia memuja seluruh kerajaan sebanyak semangat menantang sebagai karena kecantikannya.
Snow White : (membuka pintu) Kami menemukannya di hutan, dia terluka, Ibu (menunjukkan burung tersebut ke Ratu)
Eleanor : Sayapnya pasti patah, Jangan khawatir, ia pasti akan sembuh
Snow White : Aku akan merawatnya
Eleanor : Kau memiliki kecantikan yang langka, cintaku. (mengelus rambut Snow lalu menyentuh dadanya) Dan disini, Jangan pernah kehilangannya. Itu akan melayanimu denga baik saat kau menjadi Ratu
William : (memanjat pohon untuk mengambil apel)
Snow White : Hati-hati jangan sampai jatuh
William : Aku hanya mengambil apel, Ini dia (memberikan ke Snow lalu menariknya lagi)
Snow White : Thank you—William!
William : (menggigit apelnya lalu loncat dari pohon dan kabur)
Narator : Musim dingin selanjutnya adalah yang paling keras dalam memori dan Ibu Snow White meninggal. Sang Raja tak dapat dihibur. Mengambil keuntungan dari kesedihannya tentara gelap dan misterius muncul dan menarik dia ke pertempuran
Soldier : Apa iblis melahirkan tentara ini?
Raja : Kirim mereka kembali ke neraka!
Pertempuran pun berlangsung, seperti yang diharapkan Kerajaan Duke memenangkan peperangannya.
Soldier : Raja, saya menemukan ini.
Salah seorang prajurit menemukan gerobak usang dan sepertinya didalam masih ada sesuatu saat dibuka terdapat seorang wanita didalam
Raja : Aku dan prajuritku tak berniat menyakitimu, katakan, siapa namamu?
? : ... Ravenna, tuanku
Tergoda akan kecantikan wanita tersebut kesedihan yang baru saja dirasakan seakan hilang dalam sekejap, keesokan harinya sang raja pun menikahi wanita tersebut.
Snow White : Kau sangat cantik
Ravenna : Itu sangat baik, nak. Terutama bila dikatakan bahwa kau adalah wajah dari keindahan sejati di kerajaan ini. Kemari (mengajak Snow mendekat) Ini pasti sulit untukmu, aku juga kehilangan ibuku saat aku masih kecil. Aku tak akan pernah bisa mengambil tempat Ibumu. Tidak akan pernah, tapi aku merasa kalau kau dan aku terikat. Didalam sana, Hatimu.
Pernikahan berlangsung dengan baik, Ravenna pun menjadi istri Raja.


Di kamar, Raja Magnus dan ratunya yang baru, Ratu Ravenna berbaring di tempat tidur.
Raja Magnus : Kau akan menghancurkanku.
Ravenna : Benar, tuanku.
Raja Magnus : *menciumi leher Ravenna*
Ravenna : Dulu aku pernah dihancurkan oleh raja sepertimu. Aku menggantikan ratunya, seorang wanita tua. Dan nanti pasti aku akan digantikan. *nada suara tajam* Pria menggunakan wanita. Mereka membuat kami hancur dan ketika mereka sudah tidak suka dengan kami, mereka melempar kami kepada anjing seperti sampah.
Raja Magnus : Apa yang sudah kau berikan padaku? *dengan suara terbata-bata*
Ravenna : Ketika wanita tetap muda dan cantik selamanya, dunia menjadi miliknya *membalik posisi* Pertama, aku akan mengambil nyawamu, tuanku, lalu akan kuambil tahtamu. *menusuk Raja Magnus*
Ravenna berjalan keluar kastil dan membuka pagar agar para prajuritnya bisa masuk untuk mengalahkan prajurit raja. Ravenna mendapati adik laki-lakinya.


Ravenna : *mengelus pipi Finn* selamat datang, saudaraku.
Finn : Ratuku.
Sementara itu, Snow White terbangun dari tidurnya saat mendengar suara langkah kaki. Dia pun bangun dan berjalan ke kamar ayahnya. Betapa terkejutnya dia saat melihat ayahnya sudah tidak bernyawa. Ravenna melihat Snow White, lalu Snow White berusaha kabur darinya.
Saat Snow White sampai keluar, dia melihat prajurit raja dan rakyatnya bertarung dengan prajurit Ravenna.
Snow White : *melihat William* William!
William : Keluar Snow! Snow!
Snow White : Aku tidak bisa pergi!
Prajurit : Putrinya!
William : Tidak!
Prajurit : Keluar! Sekarang!
Snow White bersama seorang prajurit raja menunggangi kuda untuk keluar dari kastil, tapi sayangnya, prajurit Ravenna menembaknya dan Snow White jatuh bersamanya. Finn mengambil Snow White dengan kasar.
Sementara itu, Ravenna berada disebuah ruangan dan menatap cermin.
Ravenna : Cermin, cermin di dinding, siapa yang paling cantik diantara semuanya?
Seketika, cermin itu seperti meleleh dan membentuk sesosok makhluk.
Mirrorman : Itu kau, ratuku. Kerajaan lain jatuh ke dalam kekuasaanmu. Apa tidak ada akhir untuk kekuatan dan kecantikanmu?
Ravenna keluar dari kastil.
Prajurit : Sisanya, Ratuku. Apa yang kami lakukan kepada mereka?
Ravenna : Bunuh mereka. *menoleh kearah Finn* Finn! Kunci dia. Tidak ada yang tahu kapan darah kerajaan akan dibutuhkan.
Kerajaan Ravenna menjadi sangat beracun. Alam dan orang-orang menjadi hancur. Tanah mati, dan harapan juga ikut mati. Selama itu juga dia mengurung Snow White di Menara Utara.
Snow White mendengar suara dari kurungan diseberangnya.
Snow White : *dengan suara pelan* Halo? ... Halo? Siapa namamu?
Greta : Aku Greta.
Snow White : Kau kenapa?
Greta : Semua wanita di desa kami dibawa. Aku sedang menuju ke istana Duke Hammond ketika aku ditangkap.
Snow White : Duke Hammond? Dia masih hidup? Dia masih bertarung atas nama ayahku?
Greta : Kau adalah anak Raja. Pada malam Raja meninggal, kami diberitahu semua yang ada dalam istana dibantai.
Snow White : Dan William? Apakah anak Duke masih hidup?
Greta : Aku tidak tahu, Putri. Apa yang akan mereka lakukan padaku?
Snow White : *diam*
Sementara itu, Ravenna melihat keluar; melihat rakyat yang berebut air dengan sangat kesusahan.
Ravenna : *bertanya ke Finn* Kau ingat ketika kita masih kecil, kita meminta sisa-sisa seperti pengemis?
Finn : Ya, kak.
Ravenna : Apa aku tidak baik?
Finn : Ya.
Ravenna berjalan kearah kolam dan membuka bajunya, lalu merendamkan diri ke air didalamnya yang berwarna putih.
Setelah itu, dia mendapatkan laporan bahwa ada dua penyusup yang mencoba mengambil persediaan makanan. Ravenna menghukum salah satu dari mereka dan menyuruh mereka pergi.
Di ruangannya, Ravenna bercermin. Dia melihat bahwa wajahnya sudah terlihat berkeriput dan muncul kantung mata. Finn datang dan menyentuh pundaknya lalu bersandar diantara pundak dan kepala Ravenna.
Finn : Sihir perlu harga yang mahal.
Ravenna : Dan pengeluaran yang besar.
Finn : Kau terlihat ...
Ravenna : Tua.
Finn : Lelah.
Ravenna : Kekuatanku ... menurun.
Finn : *mencium pundak Ravenna* Aku punya sesuatu untuk penyakitmu.
Ravenna : Oh ...
Greta berdiri disana dengan takut.
Ravenna : shh..
Ravenna mengambil kemudaan Greta, lalu seorang prajurit mengembalikan Greta ke selnya.
Kembali ke Ravenna.
Ravenna : Cermin, cermin di dinding, siapa yang paling cantik diantara semuanya?
Mirrorman : Ratuku, saat ini, ada orang yang lebih cantik daripadamu. Karena dia kekuatanmu menghilang.
Ravenna : Siapa dia?
Mirrorman : Snow White.
Ravenna : Snow White? Dia orang yang bisa membuatku muda? Seharusnya aku membunuhnya ketika dia masih anak-anak.
Mirrorman : Hati-hati. Kesuciannya dapat menghancurkanmu. Tapi dia juga penyelamatmu, Ratu. Ambil jantungnya, dan kau tidak akan pernah jadi tua. Kau tidak akan pernah lemah karena menjadi tua.
Ravenna : Abadi ... selamanya ... Finn! Adikku, bawa padaku anak Raja.
Snow White mendengar langkah kaki menuju selnya. Dia lompat ke tempat tidur lalu menyembunyikan paku yang tadi dia ambil. Finn membuka pintu sel Snow White dan mendekatinya, duduk disamping tempat tidurnya.
Finn : Apa aku membangunkanmu?
Snow White : *menggelengkan kepala*
Finn : Kau selalu bangun ketika aku memperhatikanmu. *mengelus perut Snow White*
Snow White : Sebelumnya kau tidak pernah masuk.
Finn : Kakakku tidak mengijinkannya. Dia ingin kau untuk dirinya sendiri.
Snow White : Aku takut pada dia.
Finn : Dan tidak padaku?
Snow White : Tidak.
Finn : Jangan takut, Putri. Kau tidak akan dikurung lagi dalam sel ini *mengelus leher Snow White*
Snow White : Apa yang dia mau dariku?
Finn : Jantungmu.
Snow White : *mengores mata Finn dan segera bangun lalu berlari, mengunci pintu sel*
Snow White berlari keluar kastil dengan susah payah, hingga dia terperangkap. Satu-satunya jalan hanya lubang air. Dia masuk kesana dan berhenti dipinggir tebing yang dibawahnya laut. Dengan sedikit keberanian, dia terjun ke laut. Snow White berenang ke pinggir laut dan mendapati kuda putih. Dia mengelus kuda itu lalu menaikinya. Kuda putih itu langsung berlari tanpa komando.
Kuda itu berlari ke sebuah desa. Disana, para warga menyiapkan senjata mereka, takut kalau Snow White akan melakukan sesuatu terhadap mereka. Kuda yang ditunggangi Snow White kembali berlari.
Dibelakangnya, prajurit kerajaan mengekorinya.
Kuda putih Snow White membawanya makin dalam ke hutan yang tidak ia ketahui. Kuda itu terjatuh saat kakinya menginjak sebuah rawa kecil, Snow White pun jatuh. Saat Snow White ingin membawa kuda itu lagi, kuda itu seakan menolak. Snow White pun berlari sendiri kedalam hutan yang tidak diketahui.
Disana, dia melihat pohon-pohon mati tanpa daun yang bergerak, suara binatang yang membuatnya lari, lalu asap hitam dari tumbuhan yang terhisap olehnya. Dia tanpa sengaja memegang banyak bangkai burung, dan saat matanya melihat keatas, ada makhluk hitam.
Kejadian menjijikan seperti itu tetap terjadi, dia mencoba kabur, tapi tidak bisa, karena dia terperangkap.
Saat tubuhnya jatuh ketanah, matanya tidak bisa terbuka, kesadaranya tenggelam dalam kegelapan.
Sedangkan di Istana...
Ravenna : Bagaimana bisa seorang anak perempuan kecil yang polos membodohi saudaraku?! ( memelototi Finn ) Hanya berbekal senjata kuku... Jika dia punya pedang –dunno- dan kau membiarkannya tergelincir melalui jari kecil kecil kau.. Bagaimana bisa? Kau sudah berjanji kalau kau akan melindungiku! Kau sudah berjanji! ! (suara membentak) Sekarang tak ada lagi yang bisa kupercaya.. Tidak ada.. Tidak ada yang namanya loyalitas.. Tidak ada loyalitas.. Tidak, bahkan tidak dari kau! Dimana ia sekarang?!
Finn : Ia sedang dikejar di Hutan Kegelapan(Dark Forest) itu dimana mereka kehilangan ia..
Ravenna : Ia tidak bagus bagiku di Hutan Kegelapan, tersesat! ( menampar Finn ) Aku butuh hatinya! Kau mengecewakanku, Finn!
Finn : (berteriak) Apakah saya belum memberikan semuanya kepadamu!
Ravenna : (mengulang perkataan Finn) Apakah saya... belum memberikan semuanya kepadamu?
Finn : Ya, kakak
Ravenna : Ssssh... Diam. Aku tidak punya kekuatan apa-apa di Hutan Kegelapan (mengangkat dagu Finn) Kau harus menemukanku seseorang.. Seseorang yang mengetahunya. Seseorang yang bisa memburunya.
(kerumunan bergumam)
Mercenary1 : Kau memberikanku uang dari kantongku dan uang untuk perempuan itu.
Huntsman : Ya kau tau.. Sepertinya aku sudah meminum semuanya tapi Anda dipersilakan untuk itu ketika datang lagi. (mabuk)
(kerumunan berseru)
Mercenary2 : Kau sudah keterlaluan. Kembalikan uang kakakku!
Mercenary3: Ya, cepat kembalikan!
Huntsman : Ini dia (mencoba memukul sang penjual dengan gelasnya)
( Berkelahi )
Lalu sang Huntsman atau pemburu itu pun pingsan setelah ditendang oleh kuda, saat ia terbangun ia menemukan dirinya sendiri sedang berada di dalam tempat berisi air kotor.
Finn : Sang ratu menginginkan kehadiran Anda
Huntsman : Tidakkah kau lihat aku sedang mandi?
Lalu para prajurit dari istana pun mengangkat dan membawanya secara paksa kedalam istana untuk menghadap ratu.
Finn : (berbisik) Percayalah padaku kali ini, saudaraku
Huntsman : Baiklah baiklah.. Hey! (memberontak saat prajurit mendorongnya)
Ravenna : Saudaraku memberitahuku kalau kau duda, pemabuk. Dan salah satu dari sedikit yang pernah berkelana ke Hutan Kegelapan.
Huntsman : Aye
Ravenna : Salah satu tawananku kabur kesana.
Huntsman : Kalau begitu laki-laki itu sudah mati.
Ravenna : Perempuan
Huntsman : Perempuan itu pasti sudah mati
Ravenna : (menoleh ke Finn lalu kembali melihat ke arah Huntsman) Cari dia. Berikan ia padaku.
Huntsman : Tidak, aku pernah ke hutan itu dan aku tidak akan pernah kembali.
Ravenna : Kau akan dihargai mahal.
Huntsman : Apa yang bagus dari emas bagiku jika aku berbaring mati dengan gagak mematuki mataku? (hening sejenak) Kenapa ia sangat berharga?
Ravenna : Itu bukan urusanmu
Huntsman : Aku akan menentukan apa urusan saya, Terima kasih.
Ravenna : Kau akan melakukan ini untukku, Pemburu!
Huntsman : Dan jika aku menolak?
(prajurit mengarahkan tombak mereka ke arah sang pemburu)
Huntsman : Lakukan sesuatu untukku yang membuatku memohon padamu.
Ravenna : Berlutut
(Parajurit memaksa sang pemburu untuk berlutut)
Ravenna : Jadi kau ingin bertemu kembali dengan orang yang kau kasihi?
Huntsman : Anda tidak berbicara tentang istri saya
Ravenna : (tertawa kecil) Kau merindukannya. Apa yang akan kau lakukan untuk bertemu dengannya lagi? Kau tau kekuatanku. Berikan aku perempuan itu dan kan kuberikan istrimu.
Huntsman : Tak akan ada yang bisa mengembalikannya.
Ravenna : Aku bisa. Nyawa untuk nyawa.
Tergoda akan tawaran sang ratu, pemburu itu pun tak punya pilihan lain selain menurutinya. Dengan berbekal beberapa prajurit dan diikuti oleh Finn juga mereka pergi menelusuri Hutan Legelapan untuk memburu Snow White.
Huntsman : Dia tak mungkin jauh dari sini. Baiklah, lakukan semua yang kuperintahkan. Ini ide buruk.
Mendengar suara langkah kaki Snow White terbangun dari mimpi buruknya dan segera berdiri bersiap untuk kabur.
Huntsman : (menemukan jejak seseorang) Diam disini
Dengan napas yang terengah-engah Snow White terus berlari selagi Sang Pemburu mengikutinya lewat jejak yang ditinggal oleh Snow White. Pada akhirnya Snow White menemukan pohon yang besar lalu ia pun memutuskan untuk bersembunyi diakarnya saat ia pikir ia sudah aman, tiba-tiba sang pemburu muncul dibelakangnya dan menarik lengannya dengan kasar
Snow White : tidak! Lepaskan! .. Maukah kau membantuku? Kumohon, Sang ratu akan membunuhku.
Huntsman : Tentu dia akan.
Snow White : Dia akan mengambil hatiku.
Finn : Kerja yang cepat
Huntsman : Hey! (menarik lengan Snow White yang mencoba untuk kabur)
Finn : Kerja bagus, pemburu. Berikan ia padaku. (mengulurkan tangannya)
Huntsman : Apa yang ingin anda lakukan dengan dia?
Finn : Kenapa kau peduli?
Huntsman : Kau menginginkannya.. Hey! (mengarahkan senjatanya ke arah prajurit yang ingin menyerangnya) Berikan yang telah kau janjikan
Finn : Kau melakukan tugasmu dengan baik, sekarang tepati janji anda.
Snow White : Dia akan membunuh kita berdua
Huntsman : Diam
Snow White : Dia akan
Huntsman : Kubilang Diam! (mengarahkan kapaknya ke leher Snow White)
Snow White : Tidak tidak
Huntsman : Kan kutepati janjiku saat ratu menepati janjinya. Dimana istriku?
Snow White : Dia akan mengkhianatimu
Finn : Saudariku mempunyai banyak kekuatan, dia bisa mengambil hidup dan mempertahankannya. Tapi ia tak bisa mengembalikan istrimu yang sudah mati, Bodoh!
Huntsman : (melepaskan Snow White) Aku ingin istriku kembali! (memukul dagu Finn dengan kapaknya)
Marah akan Sang Ratu yang telah membohonginya ia pun bertarung melawan para prajurit dan juga Finn, saudara Ratu selagi Snow White sibuk melarikan diri dari mereka.
Finn : (berteriak) Aku akan menemukanmu!

Setelah berhasil melawan para prajurit, sang pemburu kembali mengejar Snow White lalu menutup mulutnya dengan tangannya.
Huntsman : Sssh , Tetap diam, Oke?
Snow White : (menganggukkan kepalanya, setelah pemburu melepaskan bekapannya ia menampar pipi dang pemburu lalu mengambil salah satu pisau milik pemburu itu)
Huntsman : Hey, Apa yang sebenarnya terjadi? Siapa kau? Kenapa Ratu menginginkanmu mati?
Snow White : Dia ingin kita semua mati, Semuanya!
Huntsman : Apa yang menyebabkanmu sangat berarti?
Snow White : Seharusnya kau tau, kau yang memburuku!
Huntsman : (mengerang kesakitan) Lupakan! (mengambil kapaknya; berjalan pergi) Seharusnya aku tidak pernah ikut campur masalah ratu. Kenapa aku bisa masuk? Bodoh
Snow White : Kau ingin kemana?
Huntsman : Sssh.. Menjauh dariku. Pembawa masalah, itulah dirimu.
Snow White : (mengejar sang pemburu) Aku harus ke istana Duke, ada prajurit disana.
Huntsman : Oh tentara Duke? (tertawa dengan rasa hina) sekelompok petani, dan pemerah susu, dengan garpu rumput. Saya tahu domba yang bertengkar lebih di dalamnya.
Snow White : Aku berarti.. Itulah kenapa kau disini bukan? Jika kau kembali tanpaku kau mati. Jika kau meninggalkanku disini aku mati.
Huntsman : Hanya demi Argumen. Berapa kau akan membayarku?
Snow White : Berapapun kau minta
Huntsman : Setidaknya tiga puluh emas
Snow White : (memotong pembicaraan) Ratusan.. Tolong aku..
Huntsman : Siapa kau?
Snow White : Mungkin kau harus bertanya kepada ratu tentang itu
Huntsman : Aku tidak percaya denganmu
Snow White : Aku sudah memberikan janjiku
Huntsman : Aku masih belum mempercayaimu. Tapi kita memiliki kesepakatannya. (membuang ludah ke tangannya lalu berjabat tanganna dengan Snow White dan mengambil pedangnya) Berikan. Sebelum kau kehilangan jarimu.
Sementara itu di Istana Duke..
Gypsy Villager: Dia membunuh anakku yang berani hanya dengan telapak tangannya dan ia tarik pisau belati dari dari sisinya tanpa mengeluarkan darah. Ia tidak bisa dikalahkan. Tapi ada berita lain... Puteri masih hidup
Hammond : Dimana anakku?
Didalam hutan dekat kerajaan Duke terlihat segerombolan prajutit hitam berkuda melewati jalan itu tiba-tiba ada panah api ditembak tepat didepan pasukan paling depan, kuda-kuda itu pun terkejut dan tak bisa dikendalikan dan pada saat mereka lengah pasukan kerajaan Duke datang menyerang menghabisi prajurit hitam tersebut dan terlihat lelaki berwajah tampang lompat dari pohon ke gerobak ia menghabisi musuh-musuh disekelilingnya dengan panah miliknya.
Setelah selesai dengan misinya mereka kembali ke kerajaan, tak disangka Pangeran William disambut oleh ayahnya.
Hammond : Kami punya kata dari puteri. Ravenna menyimpannya sepanjang tahun ini
William : Dia masih hidup?
Gypsy Villager : Ia kabur dari istana menuju hutan kegelapan.
William : Aku akan mengejarnya
Hammond : Kita tidak tau apakah ia masih hidup. William!
William : (membalikkan arahkudanya untuk menghadap ayahnya) Apa?
Hammond : Kau akan berkelana di luar dinding lagi, membantah perintahku. Hanya kita yang tersisa, tidakkah kau mengerti? Aku tidak bisa kehilangan laki-lakiku lagi
William : Aku akan pergi sendiri!
Hammond : Aku tidak akan kehilangan putra satu-satunya milikku. Kau tak tau Hutan Kegelapan
William : Kalau begitu aku akan menemukan seseorang yang tau, aku tidak bisa meninggalkannya untuk kesekian kali (pergi keluar istana menggunakan kudanya)
Dihutan kegelapan, saat Snow seang memegang akar pohon tiba-tiba ia merasakan sesuatu berjalan disana, dan ternyata itu ular, ia terkesiap terkejut namun ular-ular tersebut berada disekelilingnya ia tak dapat kabur. Sebuah kapak melayang memotong akar dan menghentikan imajinasi Snow yang diakibatkan oleh Hutan tersebut
Eric : hutan memperoleh kekuatannya dari kelemahanmu (mengambil persediaan air miliknya lalu meminumnya)
Snow White : Apakau kau minum untuk menenggelamkan kesedihanmu? Atau suara hatimu?
Eric : Apa kekhawatiran itu dari mu, Kenapa aku minum?
Snow White : saya kira kesedihan seorang pria yang sendiri
Eric : Apa yang diketahui oleh gadis kecil sepertimu tentang kesedihan?
Snow White : (menggelengkan kepalanya)
Eric : (menghampiri snow lalu merobek roknya yang panjang menjadi pendek) jangan menyanjung diri sendiri. Sekarang, tetap dekat.
Di Istana Ravenna
Finn : Kalian tau tentang hutan kegelapan?
(lelaki di sekitarnya menganggukkan kepala mereka)
Finn : Siapkan persediaan kalian. Kalian naik untuk 50 potong emas.
Kembali di hutan..
Snow White : Apakah itu menyusahkanmu untuk melayani dia?
Eric : Siapa, Sang ratu? (membantu Snow) Aku tidak mengabdi pada siapa pun. Terutama wanita tua dan loyalitas lainnya, mereka semua sialan.
Snow White : Raja dan Ratu yang asli, mereka tidak sialan
Eric : Raja? (tertawa meledek) Dia yang membiarkan iblis didalam pintu. Ini salahnya kerajaan jatuh ke kegelapan (mengulurkan tangannya, menawarkan bantuan)
Snow White : Darimu? Kau tak tau apa pun
Eric : Apa? Dan kau tau? Kenapa orang sepertimu peduli akan sang raja lagipula. Kau hampir belum cukup tua untuk mengingatnya. Tanah telah terkena penyakit. Alam menengadah. Ini (menunjuk ke arah bangkai disebelahnya) Ini adalah warisan dari raja tersayangmu
Di ujung desa terlihat seorang lelaki bertudung berdiri tepat di gerbang.
William : Apa kau butuh pemanah?
Finn : Kami punya pemanah.. Bunuh ia
Pemanah dari kelompok Finn memanah William namun meleset dengan cepat William membalas dan membunuh pemanah tersebut.
William : kubilang, Apakah kau butuh pemanah?
Kembali di Hutan Kegelapan
Eric : Kemari aku ingin menunjukkan sesuatu (memberikan pisau ke Snow White) Which is your lead foot? Jika seseorang datang kepadamu angkat lenganmu lalu blok dan gunakan kekuatan mereka saat melawannya. Kau kecil, jadi tunggu hingga ia dekat lalu tusuk hingga hati mereka ke pangkalnya. Kau mengerti? Jangan ragu-ragu. Perhatikan mata mereka hinggakau melihat nyawa mereka.
Snow White : Aku tak bisa melakukannya
Eric : Ya, kau tidak punya pilihan.
Disisi lain di hutan kegelapan terlihat beberapa prajurit dari kawanan Ravenna.
One of their soldier : Kami memiliki jejaknya
Finn : Berjalan terus, jalan terus!
Sedangkan di Istana, Ratu Ravenna terlihat sedang memetik bunga putih yang satu-satu nya tumbuh indah disana ia remukkan bunga tersebut ditangannya hingga berubah menjadi abu.
Huntsman : Tunggu
Snow White : Apakah ini tepi dari Hutan Kegelapan?
Huntsman : Aye (mengeluarkan pisau)
Snow White : Ada apa?
Huntsman : Sssh
Snow White dan Huntsman terkesiap saat terasa ada yang bergerak di belakang mereka “ Troll! “ Teriak Huntsman, ia mengayunkan kapaknya ke Troll tersebut namun gagal, mereka terlalu kecil untuk Troll tesebut dengan mudah ia pentalkan snow white dan Huntsman hingga keluar jembatan yang sedang mereka coba lalui. Saat Troll menghampiri Snow White dengan cepat Huntsman menarik lengan Snow dan menuntunnya untuk kabur. “ Lari! “ Ucap Huntsman kepada Snow saat mereka sedang bersembunyi dibelakang pohon. Huntsman kembali menghadap Troll dan melawannya ia ayunkan kapaknya berkali-kali namun selalu gagal untuk menyakiti Troll tersebut, sekali lagi tubuhnya terpental akibat pukulan Troll itu, saat Troll tersebut meraung keras siap menghabisi Huntsman, Snow keluar dari tempat persembunyiannya berteriak keras ke arah Troll. Snow berhasil mendapat perhatian Troll, Troll itu menghampiri Snow lalu meraung kembali hingga membuat Snow terjatuh, namun saat Troll menatap Snow entah apa yang terjadi ia menjadi terlihat lebih jinak, Snow pun memberanikan diri untuk mendekati Troll tersebut namun sang Troll malah pergi seakan menyerah.
Huntsman : Aku sudah memberitahumu untuk lari
Snow White : Jika aku lari, kau mati.
Perjalanan mereka pun berlanjut, mereka terus berjalan menelusuri Hutan Kegelapan hingga akhirnya menemukan sungai dimana ada sebuah perahu yang sedang mengangkut beberapa orang.
Gypsy Villager: Hanya Iblis dan Roh yang dalam melewati hutan ini. Siapa kau?
Huntsman : Kami buronan sang Ratu
Snow White : We mean you no harm
Snow dan Huntsman pun ikut dengan wanita-wanita tersebut, pergi ke tempat dimana mereka tinggal.
Huntsman : Kemana semua laki-laki disini?
Gypsy Villager: Hilang
Selagi Snow menemani anak wanita tersebut bermain, Wanita itu sedang mengobati luka di dada Huntsman
Anna : Anda telah melakukan perjalanan jauh. dan membawa beban besar.
Hunstman : Aku mempunyai pekerjaan terburuk... (melihat Snow dari kejauhan) Lagipula, dia tidak begitu berat
Anna : Kau tidak tau siapa dia?
Huntsman : Apa maksudmu?
Anna : (hanya tersenyum)
Huntsman : Kenapa? Siapa dia?
Lily : Mungkin dia butuh rok atau dress dan semacamnya?
Snow : Itu bagus
Lily : Bagaimana dengan mukanya?
Huntsman : (menghampiri Snow dan anak kecil itu) Ibumu ingin bertemu denganmu
Anak itu pun pergi meninggalkan Snow dan Huntsman berdua
Huntsman : Kenapa kau tidak memberitahuku? Apakah karena saya akan berpikir itu tugas yang sangat sulit? Kau mungkin benar.
Snow : Aku tidak percaya denganmu.. Maafkan aku (berdiri)
Malam hari pun tiba Snow memperhatikan wanita yang baru saja tadi pagi ia kenal sedang mengelus rambut anaknya yang sedang tertidur pulas.
Anna : Luka ini melindungi kami. Tanpa kecantikan kami tidak berguna bagi Ratu. Ini pengorbanan yang kami buat. Jadi kami bisa membesarkan anak kami dengan damai sementara ayah mereka berperang. Dan kau (menatap Snow) Pengorbananmu akan datang. Kau harus beristirahat.
Saat Snow tidur untuk beristirahat tanpa ia ketahui pemburu tersebut pergi meninggalkannya, beruntung wanita tersebut melihat ia pergi.
Anna : Bagaimana bisa kau meninggalkannya setelah kau tau kebenarannya? (mengikuti Huntsman)
Huntsman : Aye, aku tau kebenarannya. Itulah mengapa ia harus berada sejauh mungkin dariku. Semua yang kusayangi selalu diambil dariku. Tapi tidak untuk kali ini. Ia lebih aman disini bersamamu (berjalan pergi)
Cahaya yang menyala serta bau bakar mulai muncul. Tiba-tiba sebuah panah api masuk dan mengagetkan Snow, dengan sigap ia langsungmenghampiri kasur Lily
Snow : Lily, lily. Cepat bangun! Ayo! (membawa Lily keluar dari rumah yang mulai terbakar)
Suara teriakan mengerubungi desa itu
Finn : Lari! Lari! Lari! Cari dia! Cari dia!
Anna : Masuk ke perahu! Masuk ke perahu! .... Lily! (mengangkat anaknya, kabur bersama snow)
William : (menyerang prajurit yang ingin menangkap Snow dengan panahnya)


Eric yang melihat warna merah menyala berasal dari desa yang baru saja ia tinggal segera berlari kembali menuju desa tersebut, kekhawatirannya ternyata benar. Desa itu diserang dan terbakar. Ia telusuri desa tersebut mencari Snow yang maish berada disana.
Anna : Ayo anakku, cepat masuk
Snow : (membantu warga masuk ke perahu)
Salah satu prajurit Finn mengangkat Snow dari belakang secara tiba-tiba, Ibu lily mencoba menolong namun gagal beruntung Eric disana dan menolongnya.
Eric : Ayo cepat! Kita pergi!
Snow : Tidak! Kita harus menolong mereka!
Anna : Kau akan.. Pergi! Pergi!
Akhirnya Eric dan Snow pun kabur dari desa itu.
Di Istana, Ravenna menatap ke arah luat dengan tatapan kosong.
<Flashback>
Ravenna’s Mom : Kecantikanmu hanyalah satu-satunya yang dapat menolongmu, Ravenna. Mantra ini akan membuat kecantikanmu sebagai kekuatan dan perlindunganmu. (menggores lengan Ravenna hingga menitikkan 3 tetes darah) Melalui darah paling adil ini selesai. Ini, Minum! Minum! Tapi.. diperingatkan oleh darah paling adil, mantra ini dapat dibatalkan
Setelahnya Ravenna dan ibu ravenna di pisahkan secara paska
Ravenna’s Mom : Balaskan dendam kami!
< End Flashback>
Terlihat Sang Ratu menitikkan air mata tak kuasa menahan rasa pedih setelah meningat masa lalunya yang buruk.
Disisi lain, Akhirnya Snow dan Eric pun berhasil lolos dari kawanan prajurit Ravenna yang dipimpin oleh Finn, namun saat mereka berhasil mencapai tepi, Snow terlihat dangan sedih ia terus menundukkan kepalanya
Eric : Maafkan aku
Snow White : Kau tidak-
Eric : Ya aku
Snow White : Kau meninggalkan kami. Kita seharusnya tidak pernah berada disana
Eric : Hey, lihat aku (mengelus kepala Snow) Kan kubawa kau ke kerajaan Duke Hammond, oke? (bertatapan wajah dengan Snow) Oke? Kau memiliki janjiku
Tiba-tiba ada orang asing yang pendek menyerang mereka dan menggantung mereka dipohon secara terbalik.
Beith : Ini hari keberuntungan kita
Eric : oh tidak.. Kurcaci
Beith : lindung nilai-babi yang kubenci mendarat tepat di pangkuan kami
Eric : Oh ayolah beith, Inikah bagaimana kau memperlakukan teman?
Beith : Oh tidak tidak tidak, Inilah bagaimana kita memperlakukan teman (memukul perut Eric dengan alat tambangnya)
Eric : Aw(?)
Para kurcaci : (tertawa)
Gus : Gadis ini cantik
Beith : Dan siapa ini? Apakah ini seorang magang bersalah atau tawanan?
Snow man : Lelaki ini membantuku
Coll : Kita harus membunuh mereka berdua
Duir : ia tidak menyebabkan apa pun selain masalah.
Coll : Tusuk dia dan biarkan gadis itu membusuk. Aku tidak suka membunuh perempuan
Duir : Aku akan melakukannya
Coll : Bagus
Muir (ia buta) : tinggalkan dia sendiri, Duir
Quert : dia tidak punya apa-apa. 1 koin perak dan kantung kosong. ( lempar ke eric )
Eric : aw!
Gort : Sudah 2 hari kita duduk disini. Untuk apa? Tidak ada ( memukul eric dengan senjatanya )
Nion : Kita telah tinggal di tepi sungai, buang-buang waktu saja.
Eric : Turunkan kita, beith. Aku mempunyai emas dan aku dapat membayarmu. Tapi tidak disini, ia tersembuyi dibalik hutan.
Nion : Diam kau, pemburu jelek. Jika kau mempunyai uang, kau akan membuangnya begitu saja?
Eric : Turunkan kita dan aku akan menunjukkannya pada kalian.
Snow White : Katakan yang sebenarnya saja, pemburu. Kita tidak punya waktu lagi.
Eric : Err... aku harus membawa perempuan ini kepada Hammond. Dia tidak aman disini.
Gort : Yah, sedikit hatiku berdarah untukmu, kita harus memotong mereka dan memberikan kepada para serigala sebagai makanan.
Semua kurcaci : Benar!
Beith : .....Siapa dia?
Eric : Dia seharga emas untukku yang dengan senang hati aku akan membagikannya kepada kalian, kurcaci bodoh!

Gort : (memukul eric lagi dengan senjatanya)
Eric : Argh! Hentikan itu!

Snow White : Emas tidak akan bernilai sama sekali untuk kalian semua jika kalian semua mati! Mereka mengejar kita dan mereka sudah sangat dekat!

Gort : Diam
Snow White : jadi kalian cinta kepada ratu?
Beith : Kita tidak mencintai sang ratu
Snow White : Jadi kalian melawan ratu?
Quert : Tidak ada yang bertarung melawan ratu.
Coll : Kita kehilangan semuanya ketika raja sudah mati. Kita bertarung hanya untuk diri kita sendiri
Snow White : Ayahku adalah King Magnus..
Lalu semuanya terdiam, kecuali Nion, ia tertawa.
Beith : Muir, apakah ia mengatakan yang sebenarnya?
Muir : (membuka topengnya) Iya, she is of the blood. Dia yang diperuntukan, beith. (melihat keatas) aku melihat akhir dalam kegelapan.
Lalu tiba-tiba ada suara kuda(?)
Duir : Riders!
Snow White : mereka menemukan kita! Jika kalian tidak menurunkan kita, kita semua akan dibunuh!
Nion : Oh aku tidak suka ini Beith. Sepertinya akan ada masalah.
Snow White : kau akan menemuka segunung emas jika kalian menurunkan kita sekarang!
Gort : Diamlah, putri.
Duir : Queen's riders! Dan mereka kearah sini!
Beith : Kita akan membawa perempuan itu, tapi bukan dia (nunjuk eric)
Eric : Ha? Apa?
Snow White : Tidak! Kita berdua!
Beith : Bebaskan mereka, Gort! Ayo kita kabur dari sini
Gort : (memotong talinya dan membebaskan snow white dan eric)
Mereka kemudian kabur lalu mereka memasuki sebuah goa. Mereka terus berjalan sampai di sebuah tempat yang asing.
Nion : Jahanam musik peri
Gort : yeah. Untung ada banyak lumut
Snow White : (melihat sekitar) kita berada dimana?
Gus : Mereka menyebut tempat ini Sanctuary, nona. Ini adalah rumah para peri (melihat kearah snow white)
Mereka terus berjalan sampai akhirnya coll mengatakan sesuatu
Coll : Clear!
Quert : Coll.
Coll : (menoleh kearah quert)
Quert : Clear!
Beith : Ayo buat tenda! Gus, Quert, buatlah api unggun.
Yang lain sedang sibuk sedangkan Snow White jalan sambil kagum melihat tempat tersebut.
Malamnya mereka bersantai di camp itu, Beberapa kurcaci memainkan alat musiknya.
Nion : Bermain lebih keras, aku masih bisa mendengarkan suara-suara peri.
Coll : (menatap snow white lalu langsung menoleh kembali kepada duir) Duir, apakah kau akan benar-benar membunuhnya?
Duir : Tentu saja
Coll kembali melihat Snow White dan snow white juga menatap coll, kemudian snow white bangkit berdiri dan berjalan kearah Muir.
Muir : tempat itu belum ada yang menduduki, jika kau bertanya tentang hal itu.
Snow White : (duduk) Aku ingin mengucapkan terima kasih.
Muir : Kau tidak perlu mengucapkan terima kasih.
Snow White : Tidak, untuk sebelumnya, Untuk melindungiku.
Muir : Ah, ayahmu adalah orang yang baik. Kerajaan menjadi makmur. Kita juga makmur.
Snow White : Lebih banyak dari anda
Muir : Aye
Gort : Yeah. Lelaki-lelaki sebelum dirimu, dan yang lainnya, pergi ke gua yang dalam. Kami adalah penambang emas mulia. Karena kami dapat melihat cahaya di dalam kegelapan. Gus, Gus?
Gus : (berhenti bermain biola dan menatap Gort)
Gort : kau hanyalah anak laki-laki, tapi kau harus ingat. Ketika kita sudah sampai di permukaan, tidak ada apa-apa. Tanah menghitam, Semuanya telah hilang. (terdiam sejenak) ...telah mati.
Muir : Itu bulan dimana ayahmu meninggal.
Snow White : Aku sangat minta maaf..
Muir : Sama sepertiku, putri, sama sepertiku. Anakku, nyanyikan lagu gembira
Quert : (nyanyi) Why spend your leisure bereft of preasure. Amassing treasure why scrape and save?
Duir : (main gitar) Why look so canny at ev'ry penny? You'll take the money within the grave.
Gus : (mendatangi Snow White) Aku tahu aku sedikit pendek, tapi maukah kau berdansa denganku? (sambil mengarahan tangannya kepada snow white)
Snow White : Aku akan sangat tersanjung, Gus. (tersenyum lalu menerima tangan Gus)
Gus dan Snow White berdansa, sementara itu Eric melihat snow white dan gus berdansa.
Nion : Aku tidak yakin dan percaya padanya. Tidak peduli apa yang Muir katakan.
Gort : ...aku merasa aneh
Nion : Apa? Sejak kapan?
Gort : Aku merasa kesemutan tapi entah kenapa aku merasa indah. Aku merasa indah! Oh bagaimana encokmu?
Nion : Encok? Sudah lebih baik.
Gort : Kau tahu? Ini yang ia lakukan? (ia menunjukk snow white)
Nion : berapa banyak yang telah kau minum?
Gort : Tidak, ini hanyalah jamur.
Disamping itu...Beith menghampiri Eric
Beith : Masih (fleecing) kita keluar dari perkumpulan kami?
Eric : apa yang akan kau katakan jika kita biarkan berlalu?
Beith : belum, nut-hook. Jadi apa untungnya bagi mu?
Eric : (minum) apa maksudmu?
Beith : Aku berbicara tentang perempuan itu.
Eric : (terdiam lalu melihat snow white)
Beith : apakah dia benar-benar hanya sebatas emas?
Eric : (sighs) aku tidak yakin, Beith. Jika aku punya akal, aku akan meninggalkannya dari lama.
Beith : Kata muir, dia diperuntukan.. pertanyaannya, untuk apa? Hmm?
Esok paginya, burung berkicau, snow white terbangun dari tidurnya.




































Tidak ada komentar:

Posting Komentar