Part 1
Narator
: Pada suatu hari, didalam musim dingin. Ratu sedang mengagumi salju
yang turun, ketika ia melihat mawar mekar yang bertentangan dengan
dingin ia meraih bunga itu memetik dengan jarinya, dan tiga tetes
darah jatuh, dan karena warna merah terlihat sangat hidup terhadap
putih, ia berpikir “ Jika saja aku mempunyai anak seputih salju,
bibirnya semerah darah dan rambutnya sehitam sayang raven. Dan semua
dengan kekuatan mawar itu “ .
Setelah
itu anak perempuan lahir dari ratu, dan bernama “ Snow White “ .
Dia memuja seluruh kerajaan sebanyak semangat menantang sebagai
karena kecantikannya.
Snow
White : (membuka pintu) Kami menemukannya di hutan, dia terluka, Ibu
(menunjukkan burung tersebut ke Ratu)
Eleanor
: Sayapnya pasti patah, Jangan khawatir, ia pasti akan sembuh
Snow
White : Aku akan merawatnya
Eleanor
: Kau memiliki kecantikan yang langka, cintaku. (mengelus rambut Snow
lalu menyentuh dadanya) Dan disini, Jangan pernah kehilangannya. Itu
akan melayanimu denga baik saat kau menjadi Ratu
William
: (memanjat pohon untuk mengambil apel)
Snow
White : Hati-hati jangan sampai jatuh
William
: Aku hanya mengambil apel, Ini dia (memberikan ke Snow lalu
menariknya lagi)
Snow
White : Thank you—William!
William
: (menggigit apelnya lalu loncat dari pohon dan kabur)
Narator
: Musim dingin selanjutnya adalah yang paling keras dalam memori dan
Ibu Snow White meninggal. Sang Raja tak dapat dihibur. Mengambil
keuntungan dari kesedihannya tentara gelap dan misterius muncul dan
menarik dia ke pertempuran
Soldier
: Apa iblis melahirkan tentara ini?
Raja
: Kirim mereka kembali ke neraka!
Pertempuran
pun berlangsung, seperti yang diharapkan Kerajaan Duke memenangkan
peperangannya.
Soldier
: Raja, saya menemukan ini.
Salah
seorang prajurit menemukan gerobak usang dan sepertinya didalam masih
ada sesuatu saat dibuka terdapat seorang wanita didalam
Raja
: Aku dan prajuritku tak berniat menyakitimu, katakan, siapa namamu?
?
: ... Ravenna, tuanku
Tergoda
akan kecantikan wanita tersebut kesedihan yang baru saja dirasakan
seakan hilang dalam sekejap, keesokan harinya sang raja pun menikahi
wanita tersebut.
Snow
White : Kau sangat cantik
Ravenna
: Itu sangat baik, nak. Terutama bila dikatakan bahwa kau adalah
wajah dari keindahan sejati di kerajaan ini. Kemari (mengajak Snow
mendekat) Ini pasti sulit untukmu, aku juga kehilangan ibuku saat aku
masih kecil. Aku tak akan pernah bisa mengambil tempat Ibumu. Tidak
akan pernah, tapi aku merasa kalau kau dan aku terikat. Didalam sana,
Hatimu.
Pernikahan
berlangsung dengan baik, Ravenna pun menjadi istri Raja.
Di
kamar, Raja Magnus dan ratunya yang baru, Ratu Ravenna berbaring di
tempat tidur.
Raja
Magnus : Kau akan menghancurkanku.
Ravenna
: Benar, tuanku.
Raja
Magnus : *menciumi leher Ravenna*
Ravenna
: Dulu aku pernah dihancurkan oleh raja sepertimu. Aku menggantikan
ratunya, seorang wanita tua. Dan nanti pasti aku akan digantikan.
*nada suara tajam* Pria menggunakan wanita. Mereka membuat kami
hancur dan ketika mereka sudah tidak suka dengan kami, mereka
melempar kami kepada anjing seperti sampah.
Raja
Magnus : Apa yang sudah kau berikan padaku? *dengan suara
terbata-bata*
Ravenna
: Ketika wanita tetap muda dan cantik selamanya, dunia menjadi
miliknya *membalik posisi* Pertama, aku akan mengambil nyawamu,
tuanku, lalu akan kuambil tahtamu. *menusuk Raja Magnus*
Ravenna
berjalan keluar kastil dan membuka pagar agar para prajuritnya bisa
masuk untuk mengalahkan prajurit raja. Ravenna mendapati adik
laki-lakinya.
Ravenna
: *mengelus pipi Finn* selamat datang, saudaraku.
Finn
: Ratuku.
Sementara
itu, Snow White terbangun dari tidurnya saat mendengar suara langkah
kaki. Dia pun bangun dan berjalan ke kamar ayahnya. Betapa
terkejutnya dia saat melihat ayahnya sudah tidak bernyawa. Ravenna
melihat Snow White, lalu Snow White berusaha kabur darinya.
Saat
Snow White sampai keluar, dia melihat prajurit raja dan rakyatnya
bertarung dengan prajurit Ravenna.
Snow
White : *melihat William* William!
William
: Keluar Snow! Snow!
Snow
White : Aku tidak bisa pergi!
Prajurit
: Putrinya!
William
: Tidak!
Prajurit
: Keluar! Sekarang!
Snow
White bersama seorang prajurit raja menunggangi kuda untuk keluar
dari kastil, tapi sayangnya, prajurit Ravenna menembaknya dan Snow
White jatuh bersamanya. Finn mengambil Snow White dengan kasar.
Sementara
itu, Ravenna berada disebuah ruangan dan menatap cermin.
Ravenna
: Cermin, cermin di dinding, siapa yang paling cantik diantara
semuanya?
Seketika,
cermin itu seperti meleleh dan membentuk sesosok makhluk.
Mirrorman
: Itu kau, ratuku. Kerajaan lain jatuh ke dalam kekuasaanmu. Apa
tidak ada akhir untuk kekuatan dan kecantikanmu?
Ravenna
keluar dari kastil.
Prajurit
: Sisanya, Ratuku. Apa yang kami lakukan kepada mereka?
Ravenna
: Bunuh mereka. *menoleh kearah Finn* Finn! Kunci dia. Tidak ada yang
tahu kapan darah kerajaan akan dibutuhkan.
Kerajaan
Ravenna menjadi sangat beracun. Alam dan orang-orang menjadi hancur.
Tanah mati, dan harapan juga ikut mati. Selama itu juga dia mengurung
Snow White di Menara Utara.
Snow
White mendengar suara dari kurungan diseberangnya.
Snow
White : *dengan suara pelan* Halo? ... Halo? Siapa namamu?
Greta
: Aku Greta.
Snow
White : Kau kenapa?
Greta
: Semua wanita di desa kami dibawa. Aku sedang menuju ke istana Duke
Hammond ketika aku ditangkap.
Snow
White : Duke Hammond? Dia masih hidup? Dia masih bertarung atas nama
ayahku?
Greta
: Kau adalah anak Raja. Pada malam Raja meninggal, kami diberitahu
semua yang ada dalam istana dibantai.
Snow
White : Dan William? Apakah anak Duke masih hidup?
Greta
: Aku tidak tahu, Putri. Apa yang akan mereka lakukan padaku?
Snow
White : *diam*
Sementara
itu, Ravenna melihat keluar; melihat rakyat yang berebut air dengan
sangat kesusahan.
Ravenna
: *bertanya ke Finn* Kau ingat ketika kita masih kecil, kita meminta
sisa-sisa seperti pengemis?
Finn
: Ya, kak.
Ravenna
: Apa aku tidak baik?
Finn
: Ya.
Ravenna
berjalan kearah kolam dan membuka bajunya, lalu merendamkan diri ke
air didalamnya yang berwarna putih.
Setelah
itu, dia mendapatkan laporan bahwa ada dua penyusup yang mencoba
mengambil persediaan makanan. Ravenna menghukum salah satu dari
mereka dan menyuruh mereka pergi.
Di
ruangannya, Ravenna bercermin. Dia melihat bahwa wajahnya sudah
terlihat berkeriput dan muncul kantung mata. Finn datang dan
menyentuh pundaknya lalu bersandar diantara pundak dan kepala
Ravenna.
Finn
: Sihir perlu harga yang mahal.
Ravenna
: Dan pengeluaran yang besar.
Finn
: Kau terlihat ...
Ravenna
: Tua.
Finn
: Lelah.
Ravenna
: Kekuatanku ... menurun.
Finn
: *mencium pundak Ravenna* Aku punya sesuatu untuk penyakitmu.
Ravenna
: Oh ...
Greta
berdiri disana dengan takut.
Ravenna
: shh..
Ravenna
mengambil kemudaan Greta, lalu seorang prajurit mengembalikan Greta
ke selnya.
Kembali
ke Ravenna.
Ravenna
: Cermin, cermin di dinding, siapa yang paling cantik diantara
semuanya?
Mirrorman
: Ratuku, saat ini, ada orang yang lebih cantik daripadamu. Karena
dia kekuatanmu menghilang.
Ravenna
: Siapa dia?
Mirrorman
: Snow White.
Ravenna
: Snow White? Dia orang yang bisa membuatku muda? Seharusnya aku
membunuhnya ketika dia masih anak-anak.
Mirrorman
: Hati-hati. Kesuciannya dapat menghancurkanmu. Tapi dia juga
penyelamatmu, Ratu. Ambil jantungnya, dan kau tidak akan pernah jadi
tua. Kau tidak akan pernah lemah karena menjadi tua.
Ravenna
: Abadi ... selamanya ... Finn! Adikku, bawa padaku anak Raja.
Snow
White mendengar langkah kaki menuju selnya. Dia lompat ke tempat
tidur lalu menyembunyikan paku yang tadi dia ambil. Finn membuka
pintu sel Snow White dan mendekatinya, duduk disamping tempat
tidurnya.
Finn
: Apa aku membangunkanmu?
Snow
White : *menggelengkan kepala*
Finn
: Kau selalu bangun ketika aku memperhatikanmu. *mengelus perut Snow
White*
Snow
White : Sebelumnya kau tidak pernah masuk.
Finn
: Kakakku tidak mengijinkannya. Dia ingin kau untuk dirinya sendiri.
Snow
White : Aku takut pada dia.
Finn
: Dan tidak padaku?
Snow
White : Tidak.
Finn
: Jangan takut, Putri. Kau tidak akan dikurung lagi dalam sel ini
*mengelus leher Snow White*
Snow
White : Apa yang dia mau dariku?
Finn
: Jantungmu.
Snow
White : *mengores mata Finn dan segera bangun lalu berlari, mengunci
pintu sel*
Snow
White berlari keluar kastil dengan susah payah, hingga dia
terperangkap. Satu-satunya jalan hanya lubang air. Dia masuk kesana
dan berhenti dipinggir tebing yang dibawahnya laut. Dengan sedikit
keberanian, dia terjun ke laut. Snow White berenang ke pinggir laut
dan mendapati kuda putih. Dia mengelus kuda itu lalu menaikinya. Kuda
putih itu langsung berlari tanpa komando.
Kuda
itu berlari ke sebuah desa. Disana, para warga menyiapkan senjata
mereka, takut kalau Snow White akan melakukan sesuatu terhadap
mereka. Kuda yang ditunggangi Snow White kembali berlari.
Dibelakangnya,
prajurit kerajaan mengekorinya.
Kuda
putih Snow White membawanya makin dalam ke hutan yang tidak ia
ketahui. Kuda itu terjatuh saat kakinya menginjak sebuah rawa kecil,
Snow White pun jatuh. Saat Snow White ingin membawa kuda itu lagi,
kuda itu seakan menolak. Snow White pun berlari sendiri kedalam hutan
yang tidak diketahui.
Disana,
dia melihat pohon-pohon mati tanpa daun yang bergerak, suara binatang
yang membuatnya lari, lalu asap hitam dari tumbuhan yang terhisap
olehnya. Dia tanpa sengaja memegang banyak bangkai burung, dan saat
matanya melihat keatas, ada makhluk hitam.
Kejadian
menjijikan seperti itu tetap terjadi, dia mencoba kabur, tapi tidak
bisa, karena dia terperangkap.
Saat
tubuhnya jatuh ketanah, matanya tidak bisa terbuka, kesadaranya
tenggelam dalam kegelapan.
Sedangkan
di Istana...
Ravenna
: Bagaimana bisa seorang anak perempuan kecil yang polos membodohi
saudaraku?! ( memelototi Finn ) Hanya berbekal senjata kuku... Jika
dia punya pedang –dunno- dan kau membiarkannya tergelincir melalui
jari kecil kecil kau.. Bagaimana bisa? Kau sudah berjanji kalau kau
akan melindungiku! Kau sudah berjanji! ! (suara membentak) Sekarang
tak ada lagi yang bisa kupercaya.. Tidak ada.. Tidak ada yang namanya
loyalitas.. Tidak ada loyalitas.. Tidak, bahkan tidak dari kau!
Dimana ia sekarang?!
Finn
: Ia sedang dikejar di Hutan Kegelapan(Dark Forest) itu dimana mereka
kehilangan ia..
Ravenna
: Ia tidak bagus bagiku di Hutan Kegelapan, tersesat! ( menampar Finn
) Aku butuh hatinya! Kau mengecewakanku, Finn!
Finn
: (berteriak) Apakah saya belum memberikan semuanya kepadamu!
Ravenna
: (mengulang perkataan Finn) Apakah saya... belum memberikan semuanya
kepadamu?
Finn
: Ya, kakak
Ravenna
: Ssssh... Diam. Aku tidak punya kekuatan apa-apa di Hutan Kegelapan
(mengangkat dagu Finn) Kau harus menemukanku seseorang.. Seseorang
yang mengetahunya. Seseorang yang bisa memburunya.
(kerumunan
bergumam)
Mercenary1
: Kau memberikanku uang dari kantongku dan uang untuk perempuan itu.
Huntsman
: Ya kau tau.. Sepertinya aku sudah meminum semuanya tapi Anda
dipersilakan untuk itu ketika datang lagi. (mabuk)
(kerumunan
berseru)
Mercenary2
: Kau sudah keterlaluan. Kembalikan uang kakakku!
Mercenary3:
Ya, cepat kembalikan!
Huntsman
: Ini dia (mencoba memukul sang penjual dengan gelasnya)
(
Berkelahi )
Lalu
sang Huntsman atau pemburu itu pun pingsan setelah ditendang oleh
kuda, saat ia terbangun ia menemukan dirinya sendiri sedang berada di
dalam tempat berisi air kotor.
Finn
: Sang ratu menginginkan kehadiran Anda
Huntsman
: Tidakkah kau lihat aku sedang mandi?
Lalu
para prajurit dari istana pun mengangkat dan membawanya secara paksa
kedalam istana untuk menghadap ratu.
Finn
: (berbisik) Percayalah padaku kali ini, saudaraku
Huntsman
: Baiklah baiklah.. Hey! (memberontak saat prajurit mendorongnya)
Ravenna
: Saudaraku memberitahuku kalau kau duda, pemabuk. Dan salah satu
dari sedikit yang pernah berkelana ke Hutan Kegelapan.
Huntsman
: Aye
Ravenna
: Salah satu tawananku kabur kesana.
Huntsman
: Kalau begitu laki-laki itu sudah mati.
Ravenna
: Perempuan
Huntsman
: Perempuan itu pasti sudah mati
Ravenna
: (menoleh ke Finn lalu kembali melihat ke arah Huntsman) Cari dia.
Berikan ia padaku.
Huntsman
: Tidak, aku pernah ke hutan itu dan aku tidak akan pernah kembali.
Ravenna
: Kau akan dihargai mahal.
Huntsman
: Apa yang bagus dari emas bagiku jika aku berbaring mati dengan
gagak mematuki mataku? (hening sejenak) Kenapa ia sangat berharga?
Ravenna
: Itu bukan urusanmu
Huntsman
: Aku akan menentukan apa urusan saya, Terima kasih.
Ravenna
: Kau akan melakukan ini untukku, Pemburu!
Huntsman
: Dan jika aku menolak?
(prajurit
mengarahkan tombak mereka ke arah sang pemburu)
Huntsman
: Lakukan sesuatu untukku yang membuatku memohon padamu.
Ravenna
: Berlutut
(Parajurit
memaksa sang pemburu untuk berlutut)
Ravenna
: Jadi kau ingin bertemu kembali dengan orang yang kau kasihi?
Huntsman
: Anda tidak berbicara tentang istri saya
Ravenna
: (tertawa kecil) Kau merindukannya. Apa yang akan kau lakukan untuk
bertemu dengannya lagi? Kau tau kekuatanku. Berikan aku perempuan itu
dan kan kuberikan istrimu.
Huntsman
: Tak akan ada yang bisa mengembalikannya.
Ravenna
: Aku bisa. Nyawa untuk nyawa.
Tergoda
akan tawaran sang ratu, pemburu itu pun tak punya pilihan lain selain
menurutinya. Dengan berbekal beberapa prajurit dan diikuti oleh Finn
juga mereka pergi menelusuri Hutan Legelapan untuk memburu Snow
White.
Huntsman
: Dia tak mungkin jauh dari sini. Baiklah, lakukan semua yang
kuperintahkan. Ini ide buruk.
Mendengar
suara langkah kaki Snow White terbangun dari mimpi buruknya dan
segera berdiri bersiap untuk kabur.
Huntsman
: (menemukan jejak seseorang) Diam disini
Dengan
napas yang terengah-engah Snow White terus berlari selagi Sang
Pemburu mengikutinya lewat jejak yang ditinggal oleh Snow White. Pada
akhirnya Snow White menemukan pohon yang besar lalu ia pun memutuskan
untuk bersembunyi diakarnya saat ia pikir ia sudah aman, tiba-tiba
sang pemburu muncul dibelakangnya dan menarik lengannya dengan kasar
Snow
White : tidak! Lepaskan! .. Maukah kau membantuku? Kumohon, Sang ratu
akan membunuhku.
Huntsman
: Tentu dia akan.
Snow
White : Dia akan mengambil hatiku.
Finn
: Kerja yang cepat
Huntsman
: Hey! (menarik lengan Snow White yang mencoba untuk kabur)
Finn
: Kerja bagus, pemburu. Berikan ia padaku. (mengulurkan tangannya)
Huntsman
: Apa yang ingin anda lakukan dengan dia?
Finn
: Kenapa kau peduli?
Huntsman
: Kau menginginkannya.. Hey! (mengarahkan senjatanya ke arah prajurit
yang ingin menyerangnya) Berikan yang telah kau janjikan
Finn
: Kau melakukan tugasmu dengan baik, sekarang tepati janji anda.
Snow
White : Dia akan membunuh kita berdua
Huntsman
: Diam
Snow
White : Dia akan
Huntsman
: Kubilang Diam! (mengarahkan kapaknya ke leher Snow White)
Snow
White : Tidak tidak
Huntsman
: Kan kutepati janjiku saat ratu menepati janjinya. Dimana istriku?
Snow
White : Dia akan mengkhianatimu
Finn
: Saudariku mempunyai banyak kekuatan, dia bisa mengambil hidup dan
mempertahankannya. Tapi ia tak bisa mengembalikan istrimu yang sudah
mati, Bodoh!
Huntsman : (melepaskan Snow White) Aku ingin istriku kembali! (memukul dagu Finn dengan kapaknya)
Huntsman : (melepaskan Snow White) Aku ingin istriku kembali! (memukul dagu Finn dengan kapaknya)
Marah
akan Sang Ratu yang telah membohonginya ia pun bertarung melawan para
prajurit dan juga Finn, saudara Ratu selagi Snow White sibuk
melarikan diri dari mereka.
Finn
: (berteriak) Aku akan menemukanmu!
Setelah
berhasil melawan para prajurit, sang pemburu kembali mengejar Snow
White lalu menutup mulutnya dengan tangannya.
Huntsman
: Sssh , Tetap diam, Oke?
Snow
White : (menganggukkan kepalanya, setelah pemburu melepaskan
bekapannya ia menampar pipi dang pemburu lalu mengambil salah satu
pisau milik pemburu itu)
Huntsman
: Hey, Apa yang sebenarnya terjadi? Siapa kau? Kenapa Ratu
menginginkanmu mati?
Snow
White : Dia ingin kita semua mati, Semuanya!
Huntsman
: Apa yang menyebabkanmu sangat berarti?
Snow
White : Seharusnya kau tau, kau yang memburuku!
Huntsman
: (mengerang kesakitan) Lupakan! (mengambil kapaknya; berjalan pergi)
Seharusnya aku tidak pernah ikut campur masalah ratu. Kenapa aku bisa
masuk? Bodoh
Snow
White : Kau ingin kemana?
Huntsman
: Sssh.. Menjauh dariku. Pembawa masalah, itulah dirimu.
Snow
White : (mengejar sang pemburu) Aku harus ke istana Duke, ada
prajurit disana.
Huntsman
: Oh tentara Duke? (tertawa dengan rasa hina) sekelompok petani, dan
pemerah susu, dengan garpu rumput. Saya tahu domba yang bertengkar
lebih di dalamnya.
Snow
White : Aku berarti.. Itulah kenapa kau disini bukan? Jika kau
kembali tanpaku kau mati. Jika kau meninggalkanku disini aku mati.
Huntsman
: Hanya demi Argumen. Berapa kau akan membayarku?
Snow
White : Berapapun kau minta
Huntsman
: Setidaknya tiga puluh emas
Snow
White : (memotong pembicaraan) Ratusan.. Tolong aku..
Huntsman
: Siapa kau?
Snow
White : Mungkin kau harus bertanya kepada ratu tentang itu
Huntsman
: Aku tidak percaya denganmu
Snow
White : Aku sudah memberikan janjiku
Huntsman
: Aku masih belum mempercayaimu. Tapi kita memiliki kesepakatannya.
(membuang ludah ke tangannya lalu berjabat tanganna dengan Snow White
dan mengambil pedangnya) Berikan. Sebelum kau kehilangan jarimu.
Sementara
itu di Istana Duke..
Gypsy
Villager: Dia membunuh anakku yang berani hanya dengan telapak
tangannya dan ia tarik pisau belati dari dari sisinya tanpa
mengeluarkan darah. Ia tidak bisa dikalahkan. Tapi ada berita lain...
Puteri masih hidup
Hammond
: Dimana anakku?
Didalam
hutan dekat kerajaan Duke terlihat segerombolan prajutit hitam
berkuda melewati jalan itu tiba-tiba ada panah api ditembak tepat
didepan pasukan paling depan, kuda-kuda itu pun terkejut dan tak bisa
dikendalikan dan pada saat mereka lengah pasukan kerajaan Duke datang
menyerang menghabisi prajurit hitam tersebut dan terlihat lelaki
berwajah tampang lompat dari pohon ke gerobak ia menghabisi
musuh-musuh disekelilingnya dengan panah miliknya.
Setelah
selesai dengan misinya mereka kembali ke kerajaan, tak disangka
Pangeran William disambut oleh ayahnya.
Hammond
: Kami punya kata dari puteri. Ravenna menyimpannya sepanjang tahun
ini
William
: Dia masih hidup?
Gypsy
Villager : Ia kabur dari istana menuju hutan kegelapan.
William
: Aku akan mengejarnya
Hammond
: Kita tidak tau apakah ia masih hidup. William!
William
: (membalikkan arahkudanya untuk menghadap ayahnya) Apa?
Hammond
: Kau akan berkelana di luar dinding lagi, membantah perintahku.
Hanya kita yang tersisa, tidakkah kau mengerti? Aku tidak bisa
kehilangan laki-lakiku lagi
William
: Aku akan pergi sendiri!
Hammond
: Aku tidak akan kehilangan putra satu-satunya milikku. Kau tak tau
Hutan Kegelapan
William
: Kalau begitu aku akan menemukan seseorang yang tau, aku tidak bisa
meninggalkannya untuk kesekian kali (pergi keluar istana menggunakan
kudanya)
Dihutan
kegelapan, saat Snow seang memegang akar pohon tiba-tiba ia merasakan
sesuatu berjalan disana, dan ternyata itu ular, ia terkesiap terkejut
namun ular-ular tersebut berada disekelilingnya ia tak dapat kabur.
Sebuah kapak melayang memotong akar dan menghentikan imajinasi Snow
yang diakibatkan oleh Hutan tersebut
Eric
: hutan memperoleh kekuatannya dari kelemahanmu (mengambil persediaan
air miliknya lalu meminumnya)
Snow
White : Apakau kau minum untuk menenggelamkan kesedihanmu? Atau suara
hatimu?
Eric
: Apa kekhawatiran itu dari mu, Kenapa aku minum?
Snow
White : saya kira kesedihan seorang pria yang sendiri
Eric
: Apa yang diketahui oleh gadis kecil sepertimu tentang kesedihan?
Snow
White : (menggelengkan kepalanya)
Eric
: (menghampiri snow lalu merobek roknya yang panjang menjadi pendek)
jangan menyanjung diri sendiri. Sekarang, tetap dekat.
Di
Istana Ravenna
Finn
: Kalian tau tentang hutan kegelapan?
(lelaki
di sekitarnya menganggukkan kepala mereka)
Finn
: Siapkan persediaan kalian. Kalian naik untuk 50 potong emas.
Kembali
di hutan..
Snow
White : Apakah itu menyusahkanmu untuk melayani dia?
Eric
: Siapa, Sang ratu? (membantu Snow) Aku tidak mengabdi pada siapa
pun. Terutama wanita tua dan loyalitas lainnya, mereka semua sialan.
Snow
White : Raja dan Ratu yang asli, mereka tidak sialan
Eric
: Raja? (tertawa meledek) Dia yang membiarkan iblis didalam pintu.
Ini salahnya kerajaan jatuh ke kegelapan (mengulurkan tangannya,
menawarkan bantuan)
Snow
White : Darimu? Kau tak tau apa pun
Eric
: Apa? Dan kau tau? Kenapa orang sepertimu peduli akan sang raja
lagipula. Kau hampir belum cukup tua untuk mengingatnya. Tanah telah
terkena penyakit. Alam menengadah. Ini (menunjuk ke arah bangkai
disebelahnya) Ini adalah warisan dari raja tersayangmu
Di
ujung desa terlihat seorang lelaki bertudung berdiri tepat di
gerbang.
William
: Apa kau butuh pemanah?
Finn
: Kami punya pemanah.. Bunuh ia
Pemanah
dari kelompok Finn memanah William namun meleset dengan cepat William
membalas dan membunuh pemanah tersebut.
William
: kubilang, Apakah kau butuh pemanah?
Kembali
di Hutan Kegelapan
Eric
: Kemari aku ingin menunjukkan sesuatu (memberikan pisau ke Snow
White) Which is your lead foot? Jika seseorang datang kepadamu angkat
lenganmu lalu blok dan gunakan kekuatan mereka saat melawannya. Kau
kecil, jadi tunggu hingga ia dekat lalu tusuk hingga hati mereka ke
pangkalnya. Kau mengerti? Jangan ragu-ragu. Perhatikan mata mereka
hinggakau melihat nyawa mereka.
Snow
White : Aku tak bisa melakukannya
Eric
: Ya, kau tidak punya pilihan.
Disisi
lain di hutan kegelapan terlihat beberapa prajurit dari kawanan
Ravenna.
One
of their soldier : Kami memiliki jejaknya
Finn
: Berjalan terus, jalan terus!
Sedangkan
di Istana, Ratu Ravenna terlihat sedang memetik bunga putih yang
satu-satu nya tumbuh indah disana ia remukkan bunga tersebut
ditangannya hingga berubah menjadi abu.
Huntsman
: Tunggu
Snow
White : Apakah ini tepi dari Hutan Kegelapan?
Huntsman
: Aye (mengeluarkan pisau)
Snow
White : Ada apa?
Huntsman
: Sssh
Snow
White dan Huntsman terkesiap saat terasa ada yang bergerak di
belakang mereka “ Troll! “ Teriak Huntsman, ia mengayunkan
kapaknya ke Troll tersebut namun gagal, mereka terlalu kecil untuk
Troll tesebut dengan mudah ia pentalkan snow white dan Huntsman
hingga keluar jembatan yang sedang mereka coba lalui. Saat Troll
menghampiri Snow White dengan cepat Huntsman menarik lengan Snow dan
menuntunnya untuk kabur. “ Lari! “ Ucap Huntsman kepada Snow saat
mereka sedang bersembunyi dibelakang pohon. Huntsman kembali
menghadap Troll dan melawannya ia ayunkan kapaknya berkali-kali namun
selalu gagal untuk menyakiti Troll tersebut, sekali lagi tubuhnya
terpental akibat pukulan Troll itu, saat Troll tersebut meraung keras
siap menghabisi Huntsman, Snow keluar dari tempat persembunyiannya
berteriak keras ke arah Troll. Snow berhasil mendapat perhatian
Troll, Troll itu menghampiri Snow lalu meraung kembali hingga membuat
Snow terjatuh, namun saat Troll menatap Snow entah apa yang terjadi
ia menjadi terlihat lebih jinak, Snow pun memberanikan diri untuk
mendekati Troll tersebut namun sang Troll malah pergi seakan
menyerah.
Huntsman
: Aku sudah memberitahumu untuk lari
Snow
White : Jika aku lari, kau mati.
Perjalanan
mereka pun berlanjut, mereka terus berjalan menelusuri Hutan
Kegelapan hingga akhirnya menemukan sungai dimana ada sebuah perahu
yang sedang mengangkut beberapa orang.
Gypsy
Villager: Hanya Iblis dan Roh yang dalam melewati hutan ini. Siapa
kau?
Huntsman
: Kami buronan sang Ratu
Snow
White : We mean you no harm
Snow
dan Huntsman pun ikut dengan wanita-wanita tersebut, pergi ke tempat
dimana mereka tinggal.
Huntsman
: Kemana semua laki-laki disini?
Gypsy
Villager: Hilang
Selagi
Snow menemani anak wanita tersebut bermain, Wanita itu sedang
mengobati luka di dada Huntsman
Anna
: Anda telah melakukan perjalanan jauh. dan membawa beban besar.
Hunstman
: Aku mempunyai pekerjaan terburuk... (melihat Snow dari kejauhan)
Lagipula, dia tidak begitu berat
Anna
: Kau tidak tau siapa dia?
Huntsman
: Apa maksudmu?
Anna
: (hanya tersenyum)
Huntsman
: Kenapa? Siapa dia?
Lily
: Mungkin dia butuh rok atau dress dan semacamnya?
Snow
: Itu bagus
Lily
: Bagaimana dengan mukanya?
Huntsman
: (menghampiri Snow dan anak kecil itu) Ibumu ingin bertemu denganmu
Anak
itu pun pergi meninggalkan Snow dan Huntsman berdua
Huntsman
: Kenapa kau tidak memberitahuku? Apakah karena saya akan berpikir
itu tugas yang sangat sulit? Kau mungkin benar.
Snow
: Aku tidak percaya denganmu.. Maafkan aku (berdiri)
Malam
hari pun tiba Snow memperhatikan wanita yang baru saja tadi pagi ia
kenal sedang mengelus rambut anaknya yang sedang tertidur pulas.
Anna
: Luka ini melindungi kami. Tanpa kecantikan kami tidak berguna bagi
Ratu. Ini pengorbanan yang kami buat. Jadi kami bisa membesarkan anak
kami dengan damai sementara ayah mereka berperang. Dan kau (menatap
Snow) Pengorbananmu akan datang. Kau harus beristirahat.
Saat
Snow tidur untuk beristirahat tanpa ia ketahui pemburu tersebut pergi
meninggalkannya, beruntung wanita tersebut melihat ia pergi.
Anna
: Bagaimana bisa kau meninggalkannya setelah kau tau kebenarannya?
(mengikuti Huntsman)
Huntsman
: Aye, aku tau kebenarannya. Itulah mengapa ia harus berada sejauh
mungkin dariku. Semua yang kusayangi selalu diambil dariku. Tapi
tidak untuk kali ini. Ia lebih aman disini bersamamu (berjalan pergi)
Cahaya
yang menyala serta bau bakar mulai muncul. Tiba-tiba sebuah panah api
masuk dan mengagetkan Snow, dengan sigap ia langsungmenghampiri kasur
Lily
Snow
: Lily, lily. Cepat bangun! Ayo! (membawa Lily keluar dari rumah yang
mulai terbakar)
Suara
teriakan mengerubungi desa itu
Finn
: Lari! Lari! Lari! Cari dia! Cari dia!
Anna
: Masuk ke perahu! Masuk ke perahu! .... Lily! (mengangkat anaknya,
kabur bersama snow)
William
: (menyerang prajurit yang ingin menangkap Snow dengan panahnya)
Eric
yang melihat warna merah menyala berasal dari desa yang baru saja ia
tinggal segera berlari kembali menuju desa tersebut, kekhawatirannya
ternyata benar. Desa itu diserang dan terbakar. Ia telusuri desa
tersebut mencari Snow yang maish berada disana.
Anna
: Ayo anakku, cepat masuk
Snow
: (membantu warga masuk ke perahu)
Salah
satu prajurit Finn mengangkat Snow dari belakang secara tiba-tiba,
Ibu lily mencoba menolong namun gagal beruntung Eric disana dan
menolongnya.
Eric
: Ayo cepat! Kita pergi!
Snow
: Tidak! Kita harus menolong mereka!
Anna
: Kau akan.. Pergi! Pergi!
Akhirnya
Eric dan Snow pun kabur dari desa itu.
Di
Istana, Ravenna menatap ke arah luat dengan tatapan kosong.
<Flashback>
Ravenna’s
Mom : Kecantikanmu hanyalah satu-satunya yang dapat menolongmu,
Ravenna. Mantra ini akan membuat kecantikanmu sebagai kekuatan dan
perlindunganmu. (menggores lengan Ravenna hingga menitikkan 3 tetes
darah) Melalui darah paling adil ini selesai. Ini, Minum! Minum!
Tapi.. diperingatkan oleh darah paling adil, mantra ini dapat
dibatalkan
Setelahnya
Ravenna dan ibu ravenna di pisahkan secara paska
Ravenna’s
Mom : Balaskan dendam kami!
<
End Flashback>
Terlihat
Sang Ratu menitikkan air mata tak kuasa menahan rasa pedih setelah
meningat masa lalunya yang buruk.
Disisi
lain, Akhirnya Snow dan Eric pun berhasil lolos dari kawanan prajurit
Ravenna yang dipimpin oleh Finn, namun saat mereka berhasil mencapai
tepi, Snow terlihat dangan sedih ia terus menundukkan kepalanya
Eric
: Maafkan aku
Snow
White : Kau tidak-
Eric
: Ya aku
Snow
White : Kau meninggalkan kami. Kita seharusnya tidak pernah berada
disana
Eric
: Hey, lihat aku (mengelus kepala Snow) Kan kubawa kau ke kerajaan
Duke Hammond, oke? (bertatapan wajah dengan Snow) Oke? Kau memiliki
janjiku
Tiba-tiba
ada orang asing yang pendek menyerang mereka dan menggantung mereka
dipohon secara terbalik.
Beith
: Ini hari keberuntungan kita
Eric
: oh tidak.. Kurcaci
Beith
: lindung nilai-babi yang kubenci mendarat tepat di pangkuan kami
Eric
: Oh ayolah beith, Inikah bagaimana kau memperlakukan teman?
Beith
: Oh tidak tidak tidak, Inilah bagaimana kita memperlakukan teman
(memukul perut Eric dengan alat tambangnya)
Eric
: Aw(?)
Para
kurcaci : (tertawa)
Gus
: Gadis ini cantik
Beith
: Dan siapa ini? Apakah ini seorang magang bersalah atau tawanan?
Snow
man : Lelaki ini membantuku
Coll
: Kita harus membunuh mereka berdua
Duir
: ia tidak menyebabkan apa pun selain masalah.
Coll
: Tusuk dia dan biarkan gadis itu membusuk. Aku tidak suka membunuh
perempuan
Duir
: Aku akan melakukannya
Coll
: Bagus
Muir
(ia buta) : tinggalkan dia sendiri, Duir
Quert
: dia tidak punya apa-apa. 1 koin perak dan kantung kosong. ( lempar
ke eric )
Eric
: aw!
Gort : Sudah 2 hari kita duduk disini. Untuk apa? Tidak ada ( memukul eric dengan senjatanya )
Gort : Sudah 2 hari kita duduk disini. Untuk apa? Tidak ada ( memukul eric dengan senjatanya )
Nion
: Kita telah tinggal di tepi sungai, buang-buang waktu saja.
Eric
: Turunkan kita, beith. Aku mempunyai emas dan aku dapat membayarmu.
Tapi tidak disini, ia tersembuyi dibalik hutan.
Nion
: Diam kau, pemburu jelek. Jika kau mempunyai uang, kau akan
membuangnya begitu saja?
Eric
: Turunkan kita dan aku akan menunjukkannya pada kalian.
Snow
White : Katakan yang sebenarnya saja, pemburu. Kita tidak punya waktu
lagi.
Eric
: Err... aku harus membawa perempuan ini kepada Hammond. Dia tidak
aman disini.
Gort
: Yah, sedikit hatiku berdarah untukmu, kita harus memotong mereka
dan memberikan kepada para serigala sebagai makanan.
Semua
kurcaci : Benar!
Beith : .....Siapa dia?
Beith : .....Siapa dia?
Eric
: Dia seharga emas untukku yang dengan senang hati aku akan
membagikannya kepada kalian, kurcaci bodoh!
Gort
: (memukul eric lagi dengan senjatanya)
Eric
: Argh! Hentikan itu!
Snow
White : Emas tidak akan bernilai sama sekali untuk kalian semua jika
kalian semua mati! Mereka mengejar kita dan mereka sudah sangat
dekat!
Gort
: Diam
Snow
White : jadi kalian cinta kepada ratu?
Beith
: Kita tidak mencintai sang ratu
Snow
White : Jadi kalian melawan ratu?
Quert
: Tidak ada yang bertarung melawan ratu.
Coll
: Kita kehilangan semuanya ketika raja sudah mati. Kita bertarung
hanya untuk diri kita sendiri
Snow
White : Ayahku adalah King Magnus..
Lalu
semuanya terdiam, kecuali Nion, ia tertawa.
Beith
: Muir, apakah ia mengatakan yang sebenarnya?
Muir : (membuka topengnya) Iya, she is of the blood. Dia yang diperuntukan, beith. (melihat keatas) aku melihat akhir dalam kegelapan.
Muir : (membuka topengnya) Iya, she is of the blood. Dia yang diperuntukan, beith. (melihat keatas) aku melihat akhir dalam kegelapan.
Lalu
tiba-tiba ada suara kuda(?)
Duir
: Riders!
Snow
White : mereka menemukan kita! Jika kalian tidak menurunkan kita,
kita semua akan dibunuh!
Nion
: Oh aku tidak suka ini Beith. Sepertinya akan ada masalah.
Snow
White : kau akan menemuka segunung emas jika kalian menurunkan kita
sekarang!
Gort : Diamlah, putri.
Gort : Diamlah, putri.
Duir
: Queen's riders! Dan mereka kearah sini!
Beith : Kita akan membawa perempuan itu, tapi bukan dia (nunjuk eric)
Beith : Kita akan membawa perempuan itu, tapi bukan dia (nunjuk eric)
Eric
: Ha? Apa?
Snow White : Tidak! Kita berdua!
Beith : Bebaskan mereka, Gort! Ayo kita kabur dari sini
Snow White : Tidak! Kita berdua!
Beith : Bebaskan mereka, Gort! Ayo kita kabur dari sini
Gort
: (memotong talinya dan membebaskan snow white dan eric)
Mereka
kemudian kabur lalu mereka memasuki sebuah goa. Mereka terus berjalan
sampai di sebuah tempat yang asing.
Nion
: Jahanam musik peri
Gort
: yeah. Untung ada banyak lumut
Snow
White : (melihat sekitar) kita berada dimana?
Gus : Mereka menyebut tempat ini Sanctuary, nona. Ini adalah rumah para peri (melihat kearah snow white)
Gus : Mereka menyebut tempat ini Sanctuary, nona. Ini adalah rumah para peri (melihat kearah snow white)
Mereka
terus berjalan sampai akhirnya coll mengatakan sesuatu
Coll
: Clear!
Quert : Coll.
Quert : Coll.
Coll
: (menoleh kearah quert)
Quert
: Clear!
Beith : Ayo buat tenda! Gus, Quert, buatlah api unggun.
Beith : Ayo buat tenda! Gus, Quert, buatlah api unggun.
Yang
lain sedang sibuk sedangkan Snow White jalan sambil kagum melihat
tempat tersebut.
Malamnya
mereka bersantai di camp itu, Beberapa kurcaci memainkan alat
musiknya.
Nion
: Bermain lebih keras, aku masih bisa mendengarkan suara-suara peri.
Coll
: (menatap snow white lalu langsung menoleh kembali kepada duir)
Duir, apakah kau akan benar-benar membunuhnya?
Duir
: Tentu saja
Coll
kembali melihat Snow White dan snow white juga menatap coll, kemudian
snow white bangkit berdiri dan berjalan kearah Muir.
Muir
: tempat itu belum ada yang menduduki, jika kau bertanya tentang hal
itu.
Snow
White : (duduk) Aku ingin mengucapkan terima kasih.
Muir
: Kau tidak perlu mengucapkan terima kasih.
Snow
White : Tidak, untuk sebelumnya, Untuk melindungiku.
Muir
: Ah, ayahmu adalah orang yang baik. Kerajaan menjadi makmur. Kita
juga makmur.
Snow
White : Lebih banyak dari anda
Muir
: Aye
Gort
: Yeah. Lelaki-lelaki sebelum dirimu, dan yang lainnya, pergi ke gua
yang dalam. Kami adalah penambang emas mulia. Karena kami dapat
melihat cahaya di dalam kegelapan. Gus, Gus?
Gus
: (berhenti bermain biola dan menatap Gort)
Gort
: kau hanyalah anak laki-laki, tapi kau harus ingat. Ketika kita
sudah sampai di permukaan, tidak ada apa-apa. Tanah menghitam,
Semuanya telah hilang. (terdiam sejenak) ...telah mati.
Muir
: Itu bulan dimana ayahmu meninggal.
Snow
White : Aku sangat minta maaf..
Muir
: Sama sepertiku, putri, sama sepertiku. Anakku, nyanyikan lagu
gembira
Quert
: (nyanyi) Why spend your leisure bereft of preasure. Amassing
treasure why scrape and save?
Duir
: (main gitar) Why look so canny at ev'ry penny? You'll take the
money within the grave.
Gus
: (mendatangi Snow White) Aku tahu aku sedikit pendek, tapi maukah
kau berdansa denganku? (sambil mengarahan tangannya kepada snow
white)
Snow
White : Aku akan sangat tersanjung, Gus. (tersenyum lalu menerima
tangan Gus)
Gus
dan Snow White berdansa, sementara itu Eric melihat snow white dan
gus berdansa.
Nion
: Aku tidak yakin dan percaya padanya. Tidak peduli apa yang Muir
katakan.
Gort
: ...aku merasa aneh
Nion
: Apa? Sejak kapan?
Gort
: Aku merasa kesemutan tapi entah kenapa aku merasa indah. Aku merasa
indah! Oh bagaimana encokmu?
Nion
: Encok? Sudah lebih baik.
Gort
: Kau tahu? Ini yang ia lakukan? (ia menunjukk snow white)
Nion
: berapa banyak yang telah kau minum?
Gort : Tidak, ini hanyalah jamur.
Gort : Tidak, ini hanyalah jamur.
Disamping
itu...Beith menghampiri Eric
Beith
: Masih (fleecing) kita keluar dari perkumpulan kami?
Eric
: apa yang akan kau katakan jika kita biarkan berlalu?
Beith
: belum, nut-hook. Jadi apa untungnya bagi mu?
Eric
: (minum) apa maksudmu?
Beith
: Aku berbicara tentang perempuan itu.
Eric
: (terdiam lalu melihat snow white)
Beith
: apakah dia benar-benar hanya sebatas emas?
Eric
: (sighs) aku tidak yakin, Beith. Jika aku punya akal, aku akan
meninggalkannya dari lama.
Beith
: Kata muir, dia diperuntukan.. pertanyaannya, untuk apa? Hmm?
Esok
paginya, burung berkicau, snow white terbangun dari tidurnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar